Mengapakah Tuhan mengibaratkan hubunganNya dengan manusia seperti hubungan Mempelai Pria dengan mempelai wanita ?
Mengapakah Tuhan sering mengibaratkan kelakuan manusia yang menyembah berhala sebagai suatu perzinahan ?
Mengapakah Tuhan menyuruh Hosea mengawini seorang pelacur untuk menunjukkan bagaimana perasaanNya terhadap pemberontakan manusia terhadapNya dan bagaimana perasaanNya ketika menerima manusia kembali sebagai umatNya ?
Mengapakah Tuhan memandang penting tentang pernikahan ? Mengapakah Tuhan begitu membenci perceraian ?
Mengapakah Tuhan memandang penting kekudusan hubungan suami isteri ?
Mengapa Tuhan seringkali mengingatkan bahwa Dia setia ?
Mengapa Tuhan berulang-ulang mengingatkan agar manusia berlaku setia ?
Apakah kesetiaan ?
Bukankah itu suatu kejujuran dalam suatu hubungan ?
Bukankah itu suatu kerelaan yang melampaui apa pun ?
Bukankah itu suatu penerimaan tak bersyarat ?
Bukankah itu suatu kesediaan menjalani takdir ?
09 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.