30 September 2009

Engkau berhak ?

Apakah yang kau miliki yang memang merupakan hakmu ?

Apakah karena tiap hari makanan tersedia di mejamu, maka engkau berhak untuk mendapatkan hal yang sama besok ?
Apakah karena tiap hari air melimpah di dalam bakmu, maka engkau berhak untuk mendapatkan hal yang sama besok ?

Apakah karena tersedia rumah yang menaungi engkau hingga hari ini, maka engkau berhak untuk tetap memiliki tempat tinggal besok ?
Apakah karena hingga hari ini engkau memiliki pekerjaan tetap, maka engkau berhak untuk bekerja di tempat yang sama besok ?

Apakah karena engkau berayah dan beribu, beranak dan bercucu, maka engkau berhak untuk memiliki mereka besok ?

Apakah karena bisa berjalan dengan kakimu, maka engkau berhak tetap bisa menggunakan kakimu besok ?
Apakah karena hari ini matamu bisa melihat, bibirmu bisa berbicara, telingamu bisa mendengar, kulitmu bisa meraba, lidahmu bisa mengecap, maka engkau berhak bisa tetap merasakan dunia besok ?
Apakah karena hari ini jantungmu bisa memompa, ginjalmu bisa membersihkan darah, ususmu bisa mencerna, hatimu bisa menawarkan racun, paru-parumu bisa menarik dan menyaring udara,..., maka engkau berhak bisa hidup dengan kesehatan yang sempurna besok ?

Mengapakah engkau merasa berhak atas apa yang ada pada dirimu saat ini ?
Siapa yang memberimu hak itu ?
Dari manakah engkau berasal ?
Engkaukah yang menciptakan dirimu ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon sertakan alamat email.