Sungguh sulit memahami hakekat Allah. Ia Maha Esa, tetapi bisa seperti banyak karena ada di mana-mana. Ia Maha Tahu, tetapi bisa membiarkan manusia membuat keputusan yang keliru.
Lalu, ada lagi : Allah Maha Kasih.
Lantas bagaimana dengan penderitaan orang-orang yang dilanda bencana ? Orang-orang yang terlahir cacat ? Orang-orang yang tak bisa lepas dari cengkeraman penguasa dan majikan yang lalim ? Apakah Allah tidak mengasihi mereka ?
Allah itu Maha Pengampun ? Akankah Ia meluputkan semua orang yang berdosa dari hukuman ?
Mari kita baca apa yang dikatakan oleh Nahum :
TUHAN itu Allah yang cemburu dan pembalas,
TUHAN itu pembalas dan penuh kehangatan amarah
TUHAN itu pembalas kepada para lawan-lawan-Nya
Tuhan itu panjang sabar dan besar kuasa,
tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah.
(Nahum 1 : 2, 3a)
Sungguh teramat congkak orang-orang yang merasa paling mengerti mengenai Tuhan, Firman Tuhan dan sifat Tuhan! Bagaimanakah mungkin ciptaan bisa memahami sepenuhnya mengenai Penciptanya ? Tidakkah kita seharusnya rendah hati ketika kita berbeda pandangan dengan orang lain mengenai Sang Pencipta dan bukan menyombongkan diri sebagai orang yang paling paham dan paling kenal Tuhan ?
17 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.