02 November 2009

Membuka kenangan

Menyusun foto-foto lama dan men-scan-nya agar bisa disimpan dalam format digital, mau tak mau membuka kenangan yang lama tertumpuk di sudut hati.

Wajah-wajah yang akrab...yang sekarang sudah pergi ke alam lain.
Ada foto bapak. Aku mencintaimu, Pak.
Ada foto ompung. Horas, ompung...!

Wajah-wajah yang begitu muda.
Foto istriku yang bagaikan gadis ingusan.
Foto anakku yang baru berusia beberapa hari, beberapa minggu, beberapa bulan.
Foto diriku sendiri dengan berbagai tampang yang tak kukenali.
Foto ibuku yang - pastilah - pernah belia.
Foto adik-adikku.
Foto orang-orang yang sangat kukenal...yang sekarang semakin jauh.

Menata foto lama ke dalam arsip elektronik adalah juga
menata kenangan ke dalam pengalaman hidup yang lebih baru

Mengingat bahwa yang pernah ada...sekarang sudah tak ada
Mengingat bahwa yang dulu muda ... sekarang sudah menjadi tua
adalah
Menyadari bahwa suatu hari kita tak akan lagi ada di bumi ini
Menyadari bahwa pertambahan usia adalah kepastian yang tak terbantahkan

Dimulai dari membuka kenangan-kenangan lama...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon sertakan alamat email.