Mengunjungi seorang kerabat yang terbaring tak sadar dan tanpa daya di ruang ICU malam ini membuatku teringat akan almarhum ayah yang di akhir hayatnya juga harus tersengal-sengal dengan alat bantu pernafasan.
Pada harinya - suatu hari nanti - kita akan melepaskan nyawa dan roh kembali kepada Pemiliknya.
Bilakah hari itu tiba untuk kita ?
Dengan cara apakah ia akan tiba ?
Daripada mencoba menjawab pertanyaan yang mustahil terjawab, bukankah lebih baik berpikir dan bertindak sungguh-sungguh menjalani hidup yang saat ini masih kita miliki ?
09 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.