Dimulai sedikit lewat dari pukul 20.00, partangiangan dongan sahuta yang aku hadiri baru berakhir menjelang pukul 22.00. Seperti biasanya, acaranya relatif kering : beryanyi; berdoa dari kaum bapa, kaum ibu dan nyonya rumah; mengumpulkan dana untuk punguan; diakhiri dengan hidangan jajanan kecil dan air mineral.
Partangiangan bukan hanya untuk berdoa, tetapi juga untuk mempererat hubungan sosial di lingkungan tempat tinggal.
Dapatkah wadah ini dibuat menjadi lebih bermanfaat ?
08 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.