Melihat banyaknya orang Kristen yang berkelakuan sama atau bahkan lebih buruk dari orang bukan Kristen, mau tidak mau muncul pertanyaan : apa yang membedakan Kristen dengan yang bukan Kristen ?
Kalau kita melihat tanda-tanda yang terlihat mata, kita akan kecewa. Banyak orang bukan Kristen yang hidupnya jauh lebih susila, lebih saleh, lebih beribadah, dan hal-hal baik lainnya dibandingkan orang Kristen.
Sangat menyedihkan, banyak orang yang mengaku Kristen bermegah diri bahwa hal-hal lahiriah seperti itu tidak utama dalam keselamatan, yang penting Kristen. Bah!
Kunci untuk memahami keadaan ini adalah : siapakah yang sebenarnya layak disebut pengikut Kristus ? Tentu tidak setiap orang yang menyebut diri sendiri sebagai Kristen. Juga tidak setiap orang yang memanggil Tuhan kepada Yesus.
Siapa mengikut Kristus ada di dalam Kristus. Siapa yang ada di dalam Kristus adalah ciptaan baru. Seluruh kehidupannya sudah diubahkan. Termasuk perilakunya. Dia memang belum sempurna, bukan makhluk suci. Tetapi, perbuatan jahat mencuri, membunuh, berzinah, berbohong, merampas hak orang lain, menipu, sombong, berlaku kasar, tidak peduli,... adalah masa lalu yang sudah dilepaskannya. Bagaimana mungkin seorang mengaku sebagai pengikut Kristus can ciptaan baru jika ia masih mempertahankan dan menghidupi kelakukan jahatnya itu ?
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru : yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
(2 Korintus 5 : 17)
05 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.