Sebuah pernikahan hanya bisa bertahan dan mencapai kebahagiaan jika pria dan wanita yang berkomitmen membangun rumah-tangga itu sama-sama tunduk, takut dan hormat kepada Allah yang menciptakan pasangannya.
Sebuah pernikahan hanya berarti jika pasangan suami-istri memberi arti pada pernikahan mereka : pernikahan adalah kesepakatan yang diteguhkan oleh Allah sendiri.
Sebuah pernikahan Kristen hanya mungkin dibangun diatas dasar : "Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hati, jiwa dan akal budi; kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri" dan "Istri tunduk pada suami; suami mengasihi istri, seperti Kristus mengasihi jemaat."
Sebuah pernikahan akan langgeng hanya kalau sejak awal direncanakan, diniatkan dan dimateraikan untuk langgeng.
14 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.