16 Oktober 2009

Sakit hati

Sakit hati di simpan bukan di dalam hati, tetapi di dalam pikiran.

Sakit hati memang terasa ngilu di suatu tempat di dalam dada - entah itu di hati atau di jantung - kita tidak tahu.

Sakit hati berbeda dengan penyakit hati.

Sakit hati dikumpul dan diendapkan di dalam ingatan dan diledakkan pada saat yang tepat (atau saat yang tidak tepat ?).

Sakit hati membuat kita merasa berhak untuk tidak mengampuni, dan tak perlu meminta pengampunan.

Sakit hati membuat kita merasa lebih tinggi dari orang lain.

Sakit hati menjadi tapis bagi penglihatan dan pendengaran kita.

Sakit hati akan memperanakkan lebih banyak sakit hati.

Sakit hati - jika diperlihara terus - akan dibawa sampai mati.

Orang Kristen dilarang oleh Tuhan untuk sakit hati. Tuhan sendiri telah mencontohkan bagaimana Dia yang dikhianati, ditinggalkan, dimaki, dibunuh, direndahkan, dinista,...oleh manusia menawarkan pengampunan.

Tuhan kita tidak memelihara sakit hati.

UmatNya diajarkan untuk bersikap kasih : dalam kasih tidak ada sakit hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon sertakan alamat email.