Banyak orang mengeluh tentang "ketidakadilan" dalam hidup. Mereka merasa bahwa apa yang dialami dan dijalaninya dalam hidup terlalu sulit dan berat dibandingkan dengan apa yang dilalui orang lain. Sebagian menyalahkan Tuhan atas keadaan dirinya. Dalam kekecewaan mereka mengeluarkan kata-kata yang melecehkan Tuhan. Mereka menganggap Tuhan tidak berkuasa, menganggap Tuhan tidak ada.
Tuhan mengasihi semua manusia. Tuhan mengasihi orang yang hidupnya berbeban. Tuhan mengasihi orang miskin. Tuhan mengasihi orang sakit. Tuhan mengasihi orang yang teraniaya. Tuhan mengasihi orang yang dipenjarakan.
Tuhan mengasihi orang yang menderita.
Tetapi, Tuhan "tidak terima" dilecehkan oleh manusia ciptaanNya. Untuk itu, Dia akan menghakimi dengan adil.
[ ]... "Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudusNya
hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan."
Mereka itu orang-orang yang menggerutu dan mengeluh tentang nasibnya, hidup menuruti hawa nafsunya, tetapi mulut mereka mengeluarkan perkataan-perkataan yang bukan-bukan dan mereka menjilat orang untuk mendapat keuntungan.
(Yudas 1 : 14b -16)
06 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.