24 Desember 2008

Selamat Hari Natal

Nunga jumpang muse ari pesta i....hatutubu ni Tuhanta Jesus i.
Bagi orang Batak Kristen, hari Natal adalah hari besar. Ari Pesta!

Halalas ni roha godang, na hubaritahon on.
Bagi orang Batak Kristen, berita Natal adalah kesukaan besar.

Sonang ni, borngin na i, uju ro Jesus i.
Dalam versi bahasa Indonesia dan Inggris "Malam Kudus" dan "Silent Night", penekanannya adalah pada suatu malam yang sunyi dan senyap; pada versi Batak, penekanannya adalah pada suatu malam yang indah dan berbahagia

Terima kasih, Tuhan, karena telah menanamkan benih pengetahuan tentang Natal yang benar di hati kami umatMu Halak Batak Kristen. Biarlah benih itu tumbuh, menjadi besar, dan menghasilkan buah-buah yang benar. Biarlah umatMu yang kau pilih ini bisa menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lain di dunia, khususnya bagi bangsa-bangsa Eropa yang telah memperkenalkan Kristus kepada orang Batak, tetapi sekarang keturunan mereka mulai meninggalkan Tuhan.

Kiranya Natal berfokus pada pemahaman tentang penggenapan janji perdamaian antara Allah dengan manusia. Biarlah pesona kerlap-kerlip lampu hias dan lilin, pancaran blitz dan lampu sorot, kesyahduan denting piano dan uning-uningan, gemuruh terompet dan synthesizer, kenikmatan kue, makanana, minuman, kemeriahan pementasan dan tari-tarian....terredam oleh kesadaran bahwa Natal adalah soal kesediaan membukakan pintu bagi Juruselamat yang kedatanganNya di bumi kita rayakan hari ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon sertakan alamat email.