Ajang Pemilu Legislatif yang sudah memasuki masa kampanye telah membuat suasana "meriah" di sana sini, dan kadang-kadang panas. Di dunia perpolitikan orang sibuk dengan segala rencana koalisi, membagi-bagi kekuasaan yang masih belum ada di tangan.
Akh, kita rakyat ini memang cumalah obyek : disanjung-sanjung, seakan-akan menjadi tujuan perjuangan,..., dan pada akhirnya kita akan dilupakan oelah mereka yang duduk di dewan legislatif itu. Bukankah gaji dan tunjangan mereka yang luar biasa, keabsenan mereka yang tinggi dalam sidang-sidang, korupsi mereka yang membuat mulut kita tercengang, kolusi dengan eksekutif yang membuat kita merasa dikhianati, kunjungan luar negeri untuk berfoya-foya,... tanda yang nyata bahwa rakyat cumalah hitungan kertas suara untuk mendudukkan mereka di gedung dewan?
Tapi, kita tak boleh mengutuki mereka. Sebagai orang Kristen, kita diperintahkan Tuhan untuk tetap berdoa bagi semua orang, termasuk bagi para pemimpin kita. So, apakah yang dapat kita perbuat, selain taat ?
Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang,
untuk raja-raja dan semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.
Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita
(I Timotius 2:1-3)
20 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.