Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan
Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia.
Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan
Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.
(Kolose 3:18-21)
Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,
Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diriNya baginya
Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian
Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan
(Efesus 5 : 22,25 ; Efesus 6:1,4)
Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya
Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.
(1 Petrus 3:1,7)
Singkatnya : tunduk pada suami, kasih kepada isteri, taat kepada orang tua, cermat menjaga perasaan anak dan mendidik mereka dalam ajaran Tuhan. Maukah kita mengikuti tata-tertib ini ? Ataukah kita mau berdalih-dalih lagi ? Tak dapatkah kita melihat kaitan antara pengabaian terhadap firman di atas dengan meningkatnya jumlah rumah tangga Batak Kristen yang berantakan sekarang ini ?
02 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.