Di koran sering kita baca iklan ucapan selama berbahagia kepada pasangan yang akan atau baru melakukan upacara pernikahan. Ucapan bahagia juga ditujukan kepada orang-orang yang merayakan ulang tahun kelahiran atau ulang tahun pernikahan. Juga kepada pasangan yang baru mendapatkan anak.
Dengan menggunakan kata "selamat dan sukses", ucapan selamat berbahagia juga ditujukan kepada mahasiswa yang baru diterima di atau baru lulus dari perguruan tinggi favorit, pejabat yang baru dipromosikan, pengusaha yang baru mendapat order besar, olahragawan yang menjuarai perlombaan,... dan banyak lagi. Hmmm, bukankah banyak alasan untuk berbahagia ?
Para ibu pun biasanya sangat bahagia jika putra putri mereka yang masih kecil memenangi lomba mewarnai, pertandingan makan kerupuk,... atau menjadi juara kelas, masuk tim olimpiade ... Apalagi setelah putra-putri mereka beranjak dewasa, dan berhasil dalam studi, kemudian mendapatkan pekerjaan yang sangat baik, lantas menjadi tokoh terkenal. Untuk sebagian ibu, keberhasilan anak adalah kebahagiaan tertinggi.
Ketika seorang perempuan menyaksikan pekerjaan yang ajaib yang dilakukan Yesus, berserulah ia di antara orang banyak dan berkata kepadaNya, "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau."
Tetapi Ia berkata : "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."
(Lukas 11 : 28b,29)
06 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.