16 Maret 2009

Tersembunyi ujung jalan

Di masa sekolah SD ku dulu, kami murid-murid menyanyikan lagu dari buku "Nyanyian Rohani" sebelum mengawali pelajaran. Ada satu lagu yang sangat berkesan di hatiku, dan belakangan setelah buku "Nyanyian Rohani" tidak lagi banyak dipakai, lagu tersebut ternyata dimuat di dalam "Kidung Jemaat".

Tersembunyi ujung jalan
Hampir atau masih jauh
'Ku dibimbing tangan Tuhan
ke negeri yang tak 'ku tahu
Bapa, ajar aku ikut
Apa juga maksudmu
Tak bersangsi atau takut
Beriman tetap teguh

(KJ 416)


Akh, hidup memanglah perjalanan. Aku pun memang tak tahu apakah ujungnya masih jauh atau sudah dekat.

Hanya saja, baris "ke negeri yang tak 'ku tahu" sekarang ini kurang terasa pas di hatiku. Aku tahu bahwa negeri yang kutuju adalah Negeri Baka Surga Yang Kekal. Karena itu, setiap kali menyanyikan lagu ini aku mengartikan "negeri yang tak kutahu" sebagai "negeri yang belum pernah kukunjungi dan belum kutahu persis seperti apa wujudnya".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon sertakan alamat email.