Pergilah ke sebuah instansi pemerintah atau swasta. Jika berinteraksi dengan orang-orang yang bekerja di sana, dapatkah kita mengenali yang mana di antara mereka orang Kristen ?
Dengarkanlah diskusi orang-orang. Dapatkah kita mengetahui mana di antara mereka adalah orang Kristen ?
Berbelanjalah ke toko. Yang manakah toko orang Kristen ?
Yang manakah sekolah orang Kristen ? Rumah sakit orang Kristen ?
Biasanya hanya dari cara berpakaian, aksesori yang dikenakan, dan kata-kata yang lazim digunakan, kita bisa mengenali 'label agama' seseorang. Praktis - dalam hampir semua keadaan - kita tidak bisa membedakan antara mana orang Kristen dan mana yang bukan dari perilaku dan pikirannya.
Padahal, bukankah orang Kristen adalah orang-orang yang telah mengenal Kristus dan Allah ? Apakah gunanya mengenal Krisus dan Allah jika pikiran dan kelakuan kita tidak berbeda dengan orang yang tidak mengenalNya ?
Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan : Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia
dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup pesekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.
Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.
Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.
(Efesus 4 : 17-20)
24 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.