15 Juni 2009

Kedaulatan Allah

Ketika hidup terasa sulit dan kita membanding-bandingkan 'nasib' dengan orang lain, kadang terbersit keinginan untuk protes kepada Tuhan, "Mengapa aku Tuhan ? Mengapa harus begini ? Apa lagi yang kurang kulakukan ? Engkau tidak adil, ya, Tuhan ?"

Akh, siapakah kita manusia ? Debu tanah yang hendak menggugat kepada Sang Pemberi Hidup ? Tanah liat yang coba-coba mengatur Sang Tukang Periuk ?

Kita hanyalah manusia berdosa yang sudah dicampakkan dan tak berhak atas apa pun. Jika kita mendapatkan sesuatu, itu semua hanya karena kasih karunia.

Sebab Ia berfirman kepada Musa : "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siap Aku mau bermurah hati."

Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.

(Roma 9 : 15,16)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon sertakan alamat email.