Berkendaraan dari Tomok hingga Pangururan, aku melihat di sepanjang jalan berdiri di kiri kanan jalan bangunan gereja dan kuburan yang - hampir semuanya - dihiasi salib. Kecuali satu wihara dan sebuah mesjid di kota, praktis tidak ada rumah ibadah agama selain Kristen yang terlihat. Bagaimanakah orang-orang tidak mengatakan bahwa daerah ini adalah daerah Kristen ?
Adakah kabupaten ini secara nyata berbeda dari kabupaten lain di Indonesia dalam hal perilaku aparat, tingkat kejahatan, dan etos kerja ? Tak tahulah, tak ada berita yang menonjol mengenai hal itu.
22 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.