04 Mei 2009

Seorang Jawa berdoa untuk para Batak

Hari Minggu kemarin pendeta yang memimpin kebaktian dan berkhotbah di gereja tempat aku beribadah ternyata adalah pendeta tamu yang seorang Jawa.

Tidak ada yang istimewa dari seorang pendeta yang berasal dari suku Jawa, karena memang cukup banyak orang Jawa yang Kristen dan memang cukup banyak pula yang menjadi pendeta dan salah seorang pendeta tetap di gereja tersebut juga dari suku Jawa.

Yang membuatku terhenyak adalah ketika memimpin doa syafaat, Pak Pendeta berdoa untuk para saudara yang mendekam di rumah tahanan karena kasus demonstrasi Provinsi Tapanuli. Sungguh di luar dugaanku, karena gereja tempatku beribadah tersebut bukanlah 'gereja Batak', meskipun jemaatnya cukup banyak halak Batak. Seingatku, hanya pada awal kasus insiden demo Provinsi Tapanuli saja ada pendeta yang menyebut kasus tersebut di dalam doanya, setelah itu kasus tersebut tak lagi penting untuk di'syafaat'kan.

Enampuluhan halak Batak Kristen yang sekarang menunggu kasusnya disidangkan pastilah bukan orang suci. Bahkan, di antara mereka mungkin akan ada yang jadi terdakwa dan harus menjalani hidupnya di penjara karena pelanggaran hukum. Tetapi, mereka adalah sesama kita yang perlu mendapat dukungan doa dari saudaranya seiman. Mauliate, Amang Pandita. Matur nuwun, Romo....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon sertakan alamat email.