Ketika dua orang Kristen bertemu dan mengetahui bahwa mereka berasal dari denominasi yang berbeda, apakah yang akan mereka lakukan ?
Di sebuah forum internet yang aku ikuti, aku membaca bahwa mereka mencoba meyakinkan yang lain bahwa alirannyalah yang benar. Alih-alih memperbincangkan tentang apa yang paling utama dalam hidup orang Kristen, mereka mempersoalkan berbagai perbedaan di antara gereja, seakan-akan perbedaan itu akan membawa mereka kepada keselamatan.
Rasul Paulus juga mempunyai beberapa perbedaan prinsip dengan para rasul yang lain. Dia menerima kenyataan itu. Sementara dia mempersoalkan hal tersebut, dia tetap mengingat hal yang harus sungguh-sungguh dia lakukan. Marilah kita melihat gereja kita yang megah, jemaatnya yang makmur, gembala jemaat yang mapan,... apakah semuanya juga mencerminkan hal yang selalu diingat oleh Rasul Paulus ?
... hanya kami harus tetap mengingat orang-orang miskin dan memang itulah yang sungguh-sungguh kuusahakan melakukannya.
(Galatia 2:10)
Apakah gereja dan kita umatNya masih sungguh-sungguh mengingat orang miskin ? Ataukah kita lebih suka menghabiskan waktu untuk bersoal-soal mengenai berbagai ajaran mengenai baptisan, makanan, mujizat, takdir, kedaulatan Tuhan / repson manusia, nama Tuhan,...?
28 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.