Kemarin Hari Kartini.
Kala Ibu Kartini dikenang, bukunya "Habis Gelap Terbitlah Terang" pastilah disebut-sebut pula. Biasanya orang fasih menyebutkan judul buku, tetapi soal membacanya...? Berapa banyakkah di antara mereka yang menyebut-nyebutnya telah membaca buku itu ?
Manusia memang pandai mengutip kata. Banyak pula yang lancar berkata-kata.
Dahulu sekali ada lagu pop yang di dalam syairnya menyebutkan "jadilah anak-anak terang...."
Apakah bedanya gelap dan terang ?
Banyak orang Kristen menyebut dirinya "anak Tuhan" atau "anak terang". Seorang yang telah lahir baru dapat merasa dirinya telah berpindah dari "maut" ke dalam "hidup" atau telah berpindah dari "kegelapan" kepada "terang Tuhan yang ajaib."
Tetapi, mengapakah kita melihat begitu banyak - sekali lagi : begitu banyak! - orang-orang Kristen yang telah lahir baru, menerima Kristus secara pribadi, bahkan menjadi pengajar / pendeta / gembala jemaat, hidup tidak seperti "anak-anak terang?" Perselisihan di dalam rumah tangga Kristen, gontok-gontokan di Yayasan Kristen, dan rebutan aset dan umat di Gereja Kristen adalah berita biasa yang tersebar di media massa.
Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang.
Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan.
Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya.
(I Yohannes 2:9-11)
Akh, ternyata...kebanyakan hita halak Kristen hanya mengaku-aku saja sebagai orang yang sudah kenal Tuhan, sudah ikut Yesus, sudah didiami Roh Kudus. Sadar atau tidak sadar kita membohongi diri sendiri dan orang lain; kita pikir dan kita berkata bahwa kita sudah ada di dalam terang, padahal kita masih ada di dalam kegelapan. Pantaslah orang-orang yang mengaku Kristen tak beda jauh dengan orang-orang dunia ini. Sama-sama dalam kegelapan; maka sama-sama terantuk dan terjerembab dalam kubangan dosa.
22 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.