15 April 2009

Mencari keuntungan dari firman Allah

Melihat kata "gratis" ditampilkan di sebuah spanduk yang mengundang orang-orang untuk menghadiri suatu seminar dan KKR, aku bertanya-tanya : Apanya yang gratis ? Firman Allah, setahuku, memang diberikan dengan gratis kepada manusia. Bahkan keselamatan pun diberikan secara cuma-cuma : itu adalah pemberian atawa anugerah semata. Nah, apanya yang perlu ditegaskan 'gratis' ?

Apakah itu berarti pada dasarnya ada tiket masuk berbayar untuk ikut suatu kebaktian ? Lalu, yang ini, diberi dispensasi ?

Bagaimana dengan persembahan yang dikumpulkan dalam KKR ? Apakah ini sebagai 'bayaran' atau apa ?

Apakah pemberitaan Injil memang terkait dengan motivasi ekonomi ?


Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas perintah Allah di hadapanNya.

(2 Korintus 2:17)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon sertakan alamat email.