Melihat kata "gratis" ditampilkan di sebuah spanduk yang mengundang orang-orang untuk menghadiri suatu seminar dan KKR, aku bertanya-tanya : Apanya yang gratis ? Firman Allah, setahuku, memang diberikan dengan gratis kepada manusia. Bahkan keselamatan pun diberikan secara cuma-cuma : itu adalah pemberian atawa anugerah semata. Nah, apanya yang perlu ditegaskan 'gratis' ?
Apakah itu berarti pada dasarnya ada tiket masuk berbayar untuk ikut suatu kebaktian ? Lalu, yang ini, diberi dispensasi ?
Bagaimana dengan persembahan yang dikumpulkan dalam KKR ? Apakah ini sebagai 'bayaran' atau apa ?
Apakah pemberitaan Injil memang terkait dengan motivasi ekonomi ?
Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas perintah Allah di hadapanNya.
(2 Korintus 2:17)
15 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.