07 April 2009

Berpura-pura

Sekarang ini ada ajaran yang mengatakan demikian : Jika kamu tidak gembira, berpura-puralah gembira, maka pada akhirnya kamu akan gembira. Jika kamu tidak kaya, berpikirlah dan berpura-puralah seperti orang kaya, maka pada akhirnya kamu akan kaya.

Dapatkah hal tersebut diterapkan pada "kasih" ? Bolehkah kita berpura-pura mengasihi, dengan harapan pada akhirnya kita akan sungguh-sungguh mengasihi ?

Rasul Paulus menulis :

Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.

Roma 12 : 9

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon sertakan alamat email.