Meskipun ada banyak agama dan kepercayaan yang mengajarkan 'kasih', namun kekristenanlah yang tampaknya paling terobsesi dengan sifat ilahi ini. Dalam pemahaman orang Kristen, 'kasih' bukan hanya merupakah sifat, tetapi adalah juga hakikat Allah. Karena itu, teramat aneh jika ada orang mengaku dirinya adalah 'orang benar' dan memahami firman Allah dengan sempurna, tetapi sifat ilahi kasih tak terpancar dalam tutur kata dan perbuatannya.
Ayat pengantar dari buku saat teduh yang kubaca pagi ini dikutip dari 1 Yoh 4:7-8
Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.
Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.
Tak perlu ada penjelasan tambahan : ayat ini adalah ajaran utama dalam keyakinan kita. Maukah kita sungguh-sungguh menjadikannya pedoman dalam hidup ? Ataukah, kita mau bersoal-soal dulu tentang berbagai hal lain demi menghindar dari firman yang begitu jelas tegas ini ?
26 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon sertakan alamat email.