02 Januari 2009

Para "ahli agama"

Ini cerita lain yang aku dapat di masa Natal/Tahun Baru.

Cerita (1)

Seorang guru huria dipecat/diusir oleh majelis jemaat (parhalado) karena anaknya kedapatan menjadi melakukan perbuatan dosa. Tanpa basa-basi sang guru yang telah bertahun-tahun melayani di gereja tersebut diminta segera angkat kaki. Akh, betapa ini mengingatkanku pada cerita Alkitab mengenai pelacur yang akan dilempari batu oleh para ahli Taurat dan umat ....


Cerita (2)

Di Internet sekarang ini mudah sekali menemukan informasi tentang iman Kristen. Berjibun pula blog dan forum yang membahas kekristenan. Hebatnya, forum dan blog tersebut banyak yang berubah menjadi ajang diskusi antar iman. Lalu, berjibun pula orang yang mendadak menjadi 'ahli agama'. Dengan cara yang sangat halus hingga sangat kasar, masing-masing men
unjukkan kebenaran dan keunggulan kubu agamanya hingga kekeliruan dan kebobrokan agama lain. Entah benar atau tidak soal keterlibatannya, orang Batak terbawa-bawa pula dalam kasus kartun yang menghina agama tertentu.

Kesimpulan parkomburan :
Mau 'ahli agama' beneran atau 'ahli agama' karbitan... kelakuan sama saja. Baiklah tiap-tiap orang menjaga kelakuan dan hidupnya bersih. "Melihat serpih di seberang lautan dan tak melihat gajah di pelupuk mata" tak membuat kita lebih benar dari orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon sertakan alamat email.